Profil Resmi Desa

Desa Binanga

Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat — desa pesisir bersejarah di tepi Selat Makassar.

10
Jiwa Penduduk
191 ha
Luas Wilayah
4
Dusun
8
Kepala Keluarga
Scroll

Mengenal Desa Binanga

Kisah, identitas, dan keunikan desa yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Kecamatan Sendana.

Desa Binanga, Kecamatan Sendana
Pesisir Selat Makassar, Sulawesi Barat

Binanga adalah nama yang berasal dari bahasa Mandar, berarti "muara sungai" — pertemuan antara sungai dan laut. Nama ini mencerminkan posisi geografis desa yang tepat berada di bibir Selat Makassar.

Desa Binanga resmi berdiri pada tahun 2010 sebagai hasil pemekaran dari Desa Pundau, setelah sebelumnya sempat menjadi bagian dari Desa Puttada sejak era 1950-an. Desa ini mencakup wilayah seluas 191 hektare yang terbagi ke dalam 4 dusun: Bo'di, Butungan, Naulluyo, dan Binanga.

Masyarakat Desa Binanga mayoritas beretnis Mandar, dengan ikatan adat dan bahasa daerah yang masih terjaga kuat. Hampir seluruh penduduk menganut agama Islam dan menggunakan bahasa Mandar sebagai bahasa sehari-hari.

Sumber: Dokumen Pemerintahan & Catatan Sejarah Desa Binanga.

“Binanga — dari kata bahasa Mandar yang berarti muara sungai. Sebuah penamaan yang tepat untuk desa di tepi Selat Makassar yang telah berdiri sejak sebelum kemerdekaan Indonesia.”

— Catatan Sejarah Desa Binanga.

Visi & Misi

Arah kebijakan dan tujuan pembangunan Desa Binanga menuju masa depan yang lebih cerah.

Visi

Terwujudnya Pemerintahan dan Masyarakat Desa Binanga yang Mandiri, Kreatif, dan Sejahtera serta Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Misi
  1. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan. 
  2. Menjadikan Desa Binanga sebagai Desa Wisata yang Mengedepankan Kearifan Lokal. 
  3. Peningkatan Perekonomian melalui Sektor Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Perikanan. 
  4. Peningkatan dan Penyaluran Bakat sesuai Kopetensinya. Keterampilan di bidang Kuliner, pembuatan Souvenir, Penjahitan, Pertukangan, Seni Budaya dan Keterampilan Lainnya. 
  5. Pembangunan dan Perbaikan infrastruktur Desa. Kesehatan Lingkungan dan Sarana Air Bersih 
  6. Pembangunan Sarana dan Prasarana Olahraga. 
  7. Bantuan Pendidikan dan Keagamaan.

Wilayah & Geografis

Informasi letak geografis, batas administrasi, dan luas wilayah Desa Binanga berdasarkan data resmi.

191 ha
Luas Wilayah Desa
80%
Perkebunan
20%
Pemukiman
4
Dusun
3,7 km
Jarak ke Kec. Sendana
26,7 km
Jarak ke Kab. Majene
Batas Wilayah Desa Binanga
  • UtaraDesa Totolisi Sendana
  • BaratSelat Makassar
  • SelatanDesa Leppangan
  • TimurDesa Pundau
Luas Wilayah per Dusun
51.04 ha
Dusun Bo'di
9.29 ha
Dusun Butungan
92.49 ha
Dusun Naulluyo
38.18 ha
Dusun Binanga
Sumber Data Geografis:
  • Batas Wilayah & Luas Dusun — Dokumen Peta & Administrasi Desa Binanga.
  • Jarak & Lokasi Administratif — Pemerintah Kecamatan Sendana & Kabupaten Majene.

Struktur Organisasi

Bagan lengkap susunan perangkat pemerintahan Desa Binanga.

75%
  • Kepala Desa
    Masnawi Mangku Alam
    Masnawi Mangku Alam
    KEPALA DESA
    • Kepala Seksi (KASI) / Pelaksana Teknis
      • LARWATI, S.Pd
        LARWATI, S.Pd
        KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN
      • HARMIATI, S.Pd
        HARMIATI, S.Pd
        KEPALA SEKSI PELAYANAN
      • IRHAM.M
        IRHAM.M
        Kepala Seksi Kesejahteraan
    • Kepala Dusun (KADUS) / Pel. Kewilayahan
      • FAISAL TAGER
        FAISAL TAGER
        KEPALA DUSUN BUTUNGAN
      • SUHENDRA, S.Hut
        SUHENDRA, S.Hut
        KEPALA DUSUN BINANGA
    • Sekretariat Desa
      SUFRIEDI A.Md.KOM
      SUFRIEDI A.Md.KOM
      SEKRETARIS DESA
      Kepala Urusan (KAUR)
      • SALMIN
        SALMIN
        KEPALA URUSAN PERENCANAAN
      • SAHABUDDIN, A.Md.Kom
        SAHABUDDIN, A.Md.Kom
        KEPALA URUSAN KEUANGAN (BENDAHARA DESA)
      • HASRUDDIN
        HASRUDDIN
        Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum
Staf / Petugas
SATRIA PERDANSAKTI
SATRIA PERDANSAKTI
STAF OPERATOR KOMPUTER

Data Statistik Dusun

Rincian data kependudukan, demografi, dan pendidikan per dusun di Desa Binanga.

Dusun Binanga

Pusat Pemerintahan Desa
2
Kepala Keluarga
2
Jiwa
32
Hektare
1 Laki-laki1 Perempuan

Dusun Bo'di

Wisata Mangrove & Cekdam
2
Kepala Keluarga
2
Jiwa
40
Hektare
1 Laki-laki1 Perempuan

Dusun Butungan

SDN 28 Inpres Puttada
2
Kepala Keluarga
2
Jiwa
38
Hektare
2 Laki-laki0 Perempuan

Dusun Naulluyo

Wilayah Terluas (92 ha)
2
Kepala Keluarga
4
Jiwa
45
Hektare
3 Laki-laki1 Perempuan
Sumber: Database Penduduk — Sistem Informasi Desa (Real-time).

Fasilitas Publik & Bangunan Penting

Fasilitas umum tersebar di 4 dusun — termasuk sarana pendidikan, peribadatan, kesehatan, dan wisata.

2
Total Fasilitas
1
Pendidikan
0
Kesehatan & Posyandu
0
Wisata
0
Peribadatan
1
Pemerintahan & Umum
KANTOR DESA BINANGA
Pemerintahan
Dusun Binanga
Jul 2026

KANTOR DESA BINANGA

Kantor Desa Binanga Pusat Pemerintahan Desa Binanga

SD NEGERI NO. 28 PUTTADA
Pendidikan
Dusun Binanga
Jul 2026

SD NEGERI NO. 28 PUTTADA

SDN 28 Puttada di Desa Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, berkomitmen mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berprestasi melalui pendidikan berkualitas.

Petunjuk Lokasi Maps
Sumber: Database Fasilitas & Infrastruktur Pemerintah Desa Binanga.

Perjalanan Panjang Desa Binanga

Dari bagian Desa Puttada hingga berdiri mandiri — rekam jejak peristiwa bersejarah yang membentuk identitas desa.

Sumber: Catatan Sejarah & Dokumen Pemerintahan Desa Binanga.
~1950an
Informasi

Wilayah Puttada yang Besar

Binanga merupakan bagian dari Desa Puttada bersama Dusun Paminggalan, Lalattedong, Puttada, Pundau, dan Leppangan. Desa induk ini belum terpecah, masyarakat hidup berdampingan di pesisir Selat Makassar.

1969
Bencana Alam

Gempa Bumi & Tsunami Melanda

Gempa bumi disertai tsunami menghantam kawasan Desa Puttada. Masjid hancur; air laut masuk jauh ke pemukiman. Banyak ikan terdampar di darat, namun ketakutan membuat warga tidak berani mengambilnya.

1972
Bencana Alam

Kemarau Panjang 10 Bulan

Kemarau ekstrem selama sepuluh bulan menghancurkan hasil panen. Krisis pangan parah memaksa masyarakat bertahan hidup dengan memakan sagu dari pohon aren yang diproses secara tradisional.

1982
Bencana Alam

Kemarau Kedua (7 Bulan)

Kemarau panjang kedua melanda. Pohon kelapa yang menjadi andalan ekonomi rakyat banyak yang mati. Petani merugi besar dan perekonomian desa terpuruk selama beberapa musim.

1984
Pembangunan

Pengaspalan Jalan Poros

Untuk pertama kalinya jalan poros selebar 3 meter diaspal. Akses mobilisasi warga menjadi jauh lebih mudah, membuka pintu bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan akses ke pasar yang lebih luas.

1987
Bencana Alam

Banjir Besar

Banjir besar menerjang pemukiman, mengakibatkan jalan putus dan kelangkaan pangan. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini menggerakkan semangat gotong-royong masyarakat untuk saling membantu.

2005
Administrasi Desa

Pemekaran Desa Puttada

Desa Puttada secara resmi dimekarkan menjadi dua: Desa Puttada (Paminggalan, Lalattedong, Puttada) dan Desa Pundau (Pundau, Binanga, Leppangan). Pelayanan pemerintahan menjadi lebih terjangkau dan efektif.

2007–2009
Pembangunan

Hadirnya Sinyal Telkomsel

Tower Telkomsel dibangun di kawasan ini, membuka era baru komunikasi digital bagi warga desa. Pertukaran informasi, akses berita, dan komunikasi jarak jauh menjadi mungkin dilakukan.

2010
Administrasi Desa

Desa Binanga Berdiri Sendiri

Dusun Binanga dimekarkan dari Desa Pundau dan resmi berdiri sebagai Desa Binanga yang mandiri, terdiri dari 4 dusun: Bo'di, Butungan, Naulluyo, dan Binanga. Jalan tani sepanjang 10 km dibangun.

2016
Pembangunan

Wisata Mangrove Dikembangkan

Potensi wisata alam mulai dikelola secara serius. Hutan mangrove di Dusun Bo'di dikembangkan menjadi destinasi ekowisata yang menarik pengunjung dan mendatangkan pendapatan tambahan bagi warga.

2020
Bencana Alam

Gempa 6,2 SR

Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter mengguncang wilayah ini. Banyak rumah warga mengalami keretakan dan tower Telkomsel roboh, memutus komunikasi sementara. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Prestasi & Penghargaan

Daftar pencapaian dan apresiasi yang telah diraih oleh desa kami.

Masih dalam tahap pembaruan data penghargaan.